Berita hari ini tanggal 2 Mei 2016 agak tidak biasa.Seorang mantan atlet MMA dari Perancis membunuh seorang polisi saat akan ditangkap dan kemudian ditembak mati polisi Bali.
Mengenal siapa lawan,hal yang paling penting di dalam suatu pertarungan.Dilihat dari posturnya sudah terlihat bahwa Amokrane Sabet ini mempunyai kebugaran tubuh yang bagus.
Bila dilihat dari latar belakangnya,Sabet ini termasuk orang yang mempunyai skill beladiri yang cukup baik. Terlihat bahwa persiapan polisi kurang sehingga 1 org polisi terbunuh.Seharusnya sejak Sabet menolak penangkapan sudah terlihat akan ada perlawanan.Apalagi saat akan ditangkap dia membawa pisau.Polisi sudah waktunya mempunyai cara untuk mengatasi orang orang seperti Sabet ini tanpa membahayakan polisi yang bertugas.Jaring seperti yang dipakai gladiator ini cukup menarik untuk dipakai menangkap orang sepeti Sabet ini,melumpuhkan tanpa harus membunuh.
.
atau versi yang lebih modern spt ini
atau taser seperti ini
Masih banyak senjata taktis seperti ini.Tinggal dipilih aja mana yang cocok.
Turut berdukacita atas gugurnya Brigadir Anak Agung Putu Sugiarta.
Kali ini saya mencoba menganalisa demo Grandmaster Chen Xiao Wang.Bukan berarti saya meremehkan beliau,beliau memang jago.Tapi saya mencoba melihat dari sisi lain.Mulai dari menit 5:40 di video. Seorang diri menahan dorongan dari belasan orang.Terlihat sangat powerful.Tapi bisa kita analisa dari 2 sudut pandang.
Dilihat dari samping
Pertama bila kita lihat dari samping kanan/kiri.kita bisa melihat bahwa tenaga orang banyak yang mendorong tidak dalam 1 garis lurus.Orang paling depan tangannya membentuk sudut 45 derajat.dengan arah dorongan ke arah bawah,ini searah dgn sudut yang dibentuk kaki belakang Chen Xiao Wang,sehingga dorongan itu bisa ditahan dengan mudah Orang kedua tegak lurus.Orang berikutnya tidak teratur sudutnya.Tentu akan berbeda bila orang pertama mendorong dada Chen Zong Hua ,bukan perut,yang lain juga tangan tegak lurus dan tinggi orang sama semua bukan tinggi pendek.Chen Xian Wang tinggal naik turun,yang mendorong aliran tenaga akan ikut kacau balau tidak beraturan.Orang yang di depan akan cenderung memperbaiki posisi dia agar dia sendiri tdk tersungkur atau tangannya kecapekan karena menahan beban dorongan dan tubuh orang di belakangnya.Orang kelima sampai terdorong keluar,bisa karena tangannya kecapekan,bisa juga karena tumpuan dia ke tubuh orang yang di depannya meleset.Paling dorongan dan beban tubuh yang diterima Chen Xiao Wang maksimal sampai orang ke-empat.
Dilihat dari atas
Dilihat dari atas seperti itu.Sangat susah bisa mendorong dalam garis lurus.Setiap orang akan berusaha memperbaiki posisinya agar tidak tersungkur ke depan karena dorongan dan beban dari orang di belakangnya.Selain itu pasti juga akan mencari posisi yang enak agar tangan tidak kecapekan.Chen Xiao Wang bisa menggoyang secara horizontal untuk mendapatkan bentuk seperti ini.Tenaga dorongan dari orang banyak akan banyak terbuang.
Saat didorong si gundul di 19:40 ,siku kanan gundul diangkat naik oleh Chen Xiao Wang,sehingga struktur si gundul tidak nyaman untuk mendorong ke depan.Dorongannya cenderung ke bawah dan itu pun tidak bisa optimal.Merusak struktur lawan.Blokir di pangkal dan rusak struktur agar aliran tenaga kacau balau.Tenaga yang lebih kecil bisa menahan tenaga yang lebih besar.
Pada dasarnya demo seperti ini adalah membelokkan arah tenaga lawan dan membuat struktur lawan tidak nyaman.Bukan melawan tenaga lawan head to head.
Power bukanlah segalanya.Di Leitai 1929 (pertarungan bebas pertama di Cina di abad 20),Cao Yan Hai berhadapan dengan Liu Gao Sheng,seorang master tapak besi dan master qigong.Cao Yan Hai seandainya disuruh memukul batu bata saja tidak pecah.Di awal pertandingan,Cao Yan Hai terkena pukulan Gao Sheng.Separo tubuhnya terasa mati rasa.Gao Sheng ini terkenal dengan pukulan kerasnya dan dia pelatih kepala dari 3000 personel keamanan di Shanghai.Salah satu favorit juara di turnamen ini.Segera Yan Hai mengubah taktik.Dia menyerang kaki Guo Sheng dengan sapuan dan low kick.Guo Sheng akhirnya terjatuh dan terkena pukulan dan KO. Cao Yan Hai setiap saat berlatih tanding dengan manusia,sedangkan Guo Sheng hanya memecah benda keras.Memukul manusia yang bergerak beda dgn benda mati.Pukulan sekeras apa pun kalau tidak sampai sasaran juga tidak berguna.Kaki,sebagai pondasi dan juga awal dari generate power.Kalau dari awal sdh diganggu proses generate powernya,org tidak akan bisa mengeluarkan powernya.
Marco Ruas vs Paul Varelans ini contoh menarik.David vs Goliath.
Ting, hua, yin, na, fa: rasakan apa yang akan dilakukan lawan, pecah tenaganya, jebak ia membuat kesalahan, kontrol dia dalam kesalahan yang dibuatnya,bila kesempatan muncul segara lepas tenaga untuk melumpuhkan lawan.
Bagaimana caranya bila saya dikeroyok?Teknik apa yang bisa dipakai bila saya dikeroyok banyak orang pukulan atau tendangan bisa datang dari arah mana saja? Pertanyaan yang sangat sering di forum forum beladiri.Film sangat mempegaruhi cara berpikir orang orang awam dan praktisi beladiri yang masih pemula.Ip Man menang dikeroyok orang Jepang,atau Huang Fei Hung yang dengan gagah berani seorang diri dikeroyok puluhan orang dan menang tanpa cedera serius.
Menjadi jagoan atau tidak terkalahkan rata rata menjadi motivasi orang yang baru belajar beladiri atau akan belajar beladiri.Ingin seperti idolanya di film.Dikeroyok banyak orang bisa menang dengan mudahnya.Dalam kenyataan sehari hari,mungkin ada beberapa orang yang mungkin punya mental baja.Dikeroyok banyak orang tetap santai dan bisa menang.Tetapi tidak semua orang bisa begitu.Itu hanya segelintir orang saja dan jangan digeneralisasi kalau orang belajar beladiri pasti bisa seperti itu.Bisa mati konyol .
Smart fighter,memadukan otak dan otot.Kalau bisa dihindari ,dhindari.Bila tidak ya harus pakai otak juga.Cara survival yang paling mudah adalah lari.Tapi lari bukan sekedar lari.Bila menghadapi lawan dalam jumlah banyak,pecah dulu kekuatannya.Jangan sampai mereka bisa menyerang berbarengan.Lari semua orang bisa melakukan.Biasanya orang yang suka mengeroyok fisiknya kurang bagus. Nafas adalah sumber tenaga orang untuk bergerak.Ajak mereka lari sampai mereka kehabisan nafas.Saat nafas habis ,silakan difinishing.Untuk finishing tidak perlu pukulan keras atau tendangan bagus.Kalau bisa ya lebih baik.Tapi kalau tidak,kita bisa memanfaatkan benda benda yang kita lewati saat lari.Mungkin ada tutup sampah besi,ada batu bata dll. Digerilya,saat sudah lemah baru difinishing satu persatu.Mungkin bisa lari memutari 1 blok perumahan.Lari memutar.Lawan yang berada di paling belakang biasanya fisik yang paling lemah.
Melawan frontal lawan yang jauh lebih banyak beresiko tinggi.Hanya orang yang benar benar terlatih dan punya mental baja serta pengalaman banyak baru bisa coba oba kalau mau iseng.
Di bawah ada cuplikan film Apocalypto bikinan Mel Gibson.Seorang anak kepala suku dari suku yang diserbu oleh pasukan suku Maya berusaha melarikan diri kembali ke desanya untuk menyelamat
kan isteri dan anaknya yang disembunyikan ke jurang.Dia melarikan diri sambil menghindari pengejaran prajurit Maya yang jago perang .Dia lari mengarahkan diri ke tempat yang dia kenal,di mana di sana banyak jebakan jebakan yang dulu dia pasang untuk berburu binatang.Satu demi satu prajurit Maya dihabisi hingga panglima perangnya yang terakhir.