Selasa, 15 Maret 2011

Kungfu - Ngo Cho Kun Ho Yang Pay di Solo

Tidak banyak yang tahu kalau di kota Solo - Jawa Tengah ada aliran kungfu yang cukup terkenal di dunia.Mulai dari umur 13 tahun (sekitar th 1987) saya aktif berlatih di satu perguruan kungfu di Solo.Waktu itu saya terus mencari perguruan kungfu yang benar-benar masih tradisional.Saat kelas 1 SMA ada seorang senior saya yang mengajak belajar kungfu Ho Yang Pay.Suhu saya Kwik Tjong Thay (saya memanggilnyaEngkong karena saat itu sudah berusia 70 an tahun lebih).Saya hanya tahu kalau Engkong Tjong Thay belajar dari Lim Tjoei Kang yang rumahnya di Mojosongo ,Solo.Tahun 2000 an,saya menemukan buku Ngo Cho Kun di toko buku dalam bahasa Inggris (kalau tidak salah dari Beng Kiam Athletik Club ,Filipine).Baru saya tahu kalau Ho Yang Pay juga dikenal dengan nama Ngo Cho Kun dan ternyata telah mendunia.Waktu itu memang akses internet tidak secepat sekarang.
Adapun sejarah Ngo Cho Kun Ho Yang Pay dimulai dari tahun 1927.Saat itu Jo Kian Ting dari kota Semarang mengundang Lo BanTeng dari Cina.Saat itu di Cina Selatan Lo Ban Teng tidak ada lawannya dalam dunia persilatan.Lo Ban Teng merupakan murid dari Yu Chiok Sam,1 dari 10 Macan Ngo Cho Kun Ho Yang Pay.Yu Ciok Sam murid langsung dari pendiri Ngo Cho Kun ,Chua Giok Beng ( 1853 - 1910 ). Jo Kian Ting mengundang Lo Ban Teng untuk menghadapi seorang kulit hitam yang meremehkan kungfu di Semarang.Di perjalanan ,Lo Ban Teng menjemput seorang kemenakannya Lim Tjoei Kang yang saat itu belajar di Sim Yong Tik (Sim Jang Tek,juga salah seorang dari 10 Macan Ngo Cho Kun yang berdomisili di Singapura).Sesampai Lo Ban Teng di Semarang,ternyata pertandingan dibatalkan karena tidak mendapat ijin dari pemerintah.Lo Ban Teng akhirnya menetap di Jakarta dan Lim Tjoei Kang menetap di Solo.
Di Solo ada beberapa suhu yang mengajar Ngo Cho Kun.Salah satu yang paling aktif Kwik Tjong Thay.Setelah Engkong Kwik Tjong Thay meninggal,aliran Ngo Cho Kun sempat agak vakum beberapa tahun sampai akhirnya salah satu cucunya Yonathan Hendrik memutuskan untuk mengembangkan Ngo Cho Kun Ho Yang Pay di kota Solo.Salah satu ciri Ngo Cho Kun Ho Yang Pay di kota Solo ini adalah ledakan powernya yang besar.Salah satu jurus yang terkenal adalah sam cien yang saya pakai untuk  nama blog saya ini.Memang sekarang kungfu tradisional sudah mulai terdesak oleh beladiri modern.Semoga dengan tulisan saya ini teman-teman yang dulu berlatih bareng saya kembali bersemangat.Salam

1 komentar:

  1. Tempat latihannya dmn senpai? Adakah syarat khusus jika ingin bljr Ho Yang Pay?

    BalasHapus